PELAJAR BELAWA

baru

Rabu, 24 Juli 2013

My Family



“Mendeskripsikan jati diri”
Nama saya Nurul mu’minin. Sebuah nama sederhana yang memiliki arti “cahaya Beriman ”. Teman-teman biasa memanggil saya Mukmin. Saya lahir di Kab Wajo kec, Belawa, pada tanggal 17 Desember 1991.  Saya anak pertama dari dua bersaudara dan sekarang tinggal di Makassar Untuk melanjutkan studi strata S1 di Universitas Muhammadiya Makassar
Ayah saya bernama M.Nur, Beliau adalah seorang Pegawai negeri dan ibu saya bernama Musyawarah dan beliau adalah seorang pegawai negeri. Agama saya adalah Islam begitu juga dengan orang tua dan saudari saya. Enam tahun berlalu dengan kepercayaan orang tua saya dimasukkan ke sekolah dasar yang   jauh dari rumah sekitara 2 kilo meter, rasa senang kembali mengarungi jiwa di hari pertama masuk sekolah dikarenakan memiliki banyak teman baru yang tak perna aku kenal.
Enam tahun di bangku sekolah dasar dengan prestasi yang baik saya lulus dibangku Sekolah Dasar saya lanjut ke sekolah menengah pertama tepatnya di SMP 1 Belawa kec Belawa, Kab wajo Saya melalui masa-masa SMP dengan tekun dan rajin belajar. Saya juga mengikuti beberapa lomba yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan waktu smp. Saya sangat bangga pada ibu saya karena dapata menyekolahkan saya dengan hati yang ikhlas dan penuh kesabaran, walaupun saya pada waktu itu sangat nakal karena cara pergaulan yang tidak baik, orang tua saya tak henti hentinya mendidik saya dengan kasih sayang. Lanjut di sekolah menengah atas pada tahun 2007 tepatnya sma negerei 1 belawa Kab Wajo.
Saya melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 belawa Kab Wajo. Saya aktif dalam organisasi OSIS SMAN 1 belawa termasuk PMR dan PRAMUKA. Dan sempat bertanding di beberapa Kabupaten dan meraih juara. Pada saat kelulusan sma tidak kusangka saya mendapakan prestasi nilai yang baik  keluar sebagai juara 2  ujian nasional. Semua itu yang kulakukan dengan rajin dan tekun belajar serta doa kepada Allah SWT.  Karna saya sadar tidak akan mengecewakan kedua orang tua saya yang mendidik dan mebiayaih saya sekolah selama 12 tahun terakhir mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas.
Lulus dari sekolah menengah atas saya kembali diberikan kepercayaan lanjut keperguruan tinggi dan dipercaya memilih perguruan tinggi mana yang pantas aku tempati. Dengan komitmen  ingin lanjut ke Universitas di Makassar saya mencoba mendaftar di salah satu perguruan tinggi Universitas Negeri Makassar, niat saya ingin  menjadi guru sama seperti kedua orang tua saya, ya saya memandang guru sebagai pekerjaan yang mulia dan sebagai sautu fropesi  pendidik yang luar biasa  yang dimana sebagai agen perubah pola pikir mengajar dan mendidik tanpa tanda jasa. Pada saat itu saya mengambil jalur calon mahasiswa baru SNMPTN di UNM , Saya memilih Pendidikan Geografi dan Pendidikan Bahasa Indonesia. Setah 1 bulan lamanya akhinrnya pengumuman calon mahasiswa baru SNMPTN ternyata saya tidak  lulus , dengan hati yang sabar Saya tak lantas putus asah untuk mengejara cita cita saya menjadi pendidik (Guru)
Diriku sejenak berpikir mungkin itu memang bukan jalanku, mungkin Allah merencanakan yang lebih baik. Dengan niat yang tulus dan dorongan dari orang tua serta sahabat, saya kembali mendaftar di perguruan tinggi Universitas Muhammadiyah Makassar yang berada di jalan Sultan Alauddin tepatnya sekitar 20 meter dari perbatasan kabupaten Gowa dengan kota Makassar, mengambil jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dengan program study starata satu dan alhamdulillah dengan izin Allah saya diterima perasan saya sangat senang.
Hidup bersama sepupu dimakassar jauh dari kedua orang tua, mengajarkanku makna hidup mandiri. Masak sendiri, mencuci pakaian sendiri membuat aku terkadang meneteskan air mata betapa hidup jauh dari orang tua. Namun dengan semangat yang tinggi, dengan komitmen yang tinggi ingin menjadi pribadi yang sukses kesedihan itu dapat terobati. Semester satu sampai enam saya sangat memasuki oraganisai internal dalam kampus baik Himpunan Mahasiswa Jurusan sendiri maupun organisasi eksternal diluarkampus Saya mengikuti beberapa organisasi untuk menambah wawasan dan bakat serta menambah pengalaman dalam berorganisasi karena saya pikir hal tersebut sangat dibutuhkan.
Saya memiliki cita-cita menjadi seorang pendidik  dan Jurnalis yang handal. Saya bertekad menyelesaikan kuliah tepat waktu, kemudian melanjutkan S2 . Tentunya dibutuhkan usaha yang keras dan tekad yang kuat untuk mewujudkan cita-cita itu. Dan saya akan berusaha giat belajar untuk mencapainya. Harapan saya bisa membahagiakan kedua orang tua saya yang telah susah payah membesarkan dan mendidik saya. Mereka selalu memberikan semangat, saran, nasihat dan dukungan kepada saya baik diwaktu senang maupun sedih.